Coaching Clinic dari Kemenparekraf tentang PEN (Penanggulangan Ekonomi Nasional)
Gerrrsama Ibu Mekka (Ketua UMKM) , Bu Ning (Kadispar), Ibu Lia (BTN) dan participants.
Senin 21 September 2020 diadakan acara Coaching Clinic tentang PEN ( Penanggulangan Ekonomi Nasional ) oleh Kemenparekraf bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Acara dibuka oleh GKR Hemas secara virtual yang selanjutnya diteruskan secara offline oleh Bupati Sleman Sri Purnomo, Kadispar Sleman Bu Sudarningsih.
DPC HPI Sleman mengirimkan mba Riya sebagai duta dalam acara tersebut. Sedangkan dari Bank terkait mengirim Bu Lia (BTN), serta dari UMKM mengirimkan juga ketuanya ibu Mekka. Turut hadir dalam acara ini beberapa wakil dari Desa Wisata, Pengrajin UMKM dan Penggiat wisata lain seperti komunitas Jip Wisata dan Asosiasi Penginapan / Homestay.
Dalam sesi tanya jawab banyak didiskusikan tentang pinjaman lunak yang tersedia oleh HIMBARA ( BTN,BRI,BNI dan Mandiri) serta BPD yang semua total jumlahnya mencapai trilyunan rupiah. Namun dari partisipan banyak yang kecewa karena persyaratan pengajuan kredit tetap menerapkan ketentuan umum seperti Agunan, Rekening Koran, Surat Ijin Usaha dan lain sebagainya. Sementara Pak Budi wakil dari Rumah Kertas bilang kalau dirinya sudah tidak punya apa apa lagi untuk dijadikan agunan.
Diskusi juga semakin sengit saat sampai pada tahap pemasaran produk UMKM. Dimasa pandemi ini dimana kebanyakan konsumen UMKM adalah wisatawan, barang barang produksi UMKM banyak yang numpuk di gudang.Akibatnya ada yang rela menjajakan barangnya di perempatan jalan dan tempat keramaian lain. Setelah mereka masuk bisnis online yang juga kurang laku. Kita berharap semoga Pandemi ini cepat berakhir dan geliat wisata akan pulih seperti semula.
Salam HPI Sleman Jaya....
