Ngobrol Bareng Pakar Bakpia
Tempat yang super sempit tetep masih bisa ber groupie
Salam Pramuwisata
Keluhan wisatawan yang masih ragu dengan keberadaan bakpia sebagai oleh2 khas Jogja karena disinyalir mengandung unsur babi yang diharamkan umat muslim, teejawab sudah saat sebagian anggota Pramuwisata DIY diberikan pemaparan komplit tentang gasteonomi bakpia pada 15 Juli 2026.
Acara dilaksanakan berkat kerja sama PPM Pasca sarjana UGM dwngan bakpia Doea Djempol. Meski dilaksanakan secara sederhana namun pemaparan mayeri yang diketuai oleh pak Ghiffari dari UGM beejalan pwnuh khidmat. Dan semua mwnjadi gamblang twntang nama bakpia dan kandungan yang ada dalam pwmbuatan bakpia.
Memang berdasarkan sejatah dulunya bakpia dibuat dengan daging babi yang dibungkus pia. Dan dibuat untuk persembahan dewa, yang dilarung di laut. Tapi kemudian bakpia yang sekarang adalah kumbu yang dibungkus pia. Kadang juga difariasikan dengan isian coklat, keju atau susu. Tapi yang jelas sudah tidak mwngandung unsur babi lagi.
Sedangkan nama bakpia tetep dipertahankan karena sudah mendunia. Dan sudah jadi oleh2 khas Jogja. Selesai pemaparan gasteonomi bakpia dilanjutkan dengan praktek pembuatan bakpia oleh peserta upgrading yang dilaksanakan di dapur bakpia Doea Jempol Parhuk, Jogja.
Salam HPI jaya
Admin
